Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Sosial Media

kalender
upbs
pustaka
aplikasi litbang

Guest Online

We have 19 guests online
Berita
SEMANGAT UPSUS UNTUK PETANI LALOMBI PDF Print E-mail
Berita
Written by Sri Kayatin, Herawati dan Syamsyiah Gafur   
Friday, 23 February 2018 22:24

Hamparan sawah seluas 50 ha di Desa Lalombi Kabupaten Donggala merupakan modal besar yang dapat meningkatkan produksi dan produktivitas padi jika dapat digunakan dengan sebaik-baiknya. Hal tersebut diungkapkan oleh Staf Ahli Menteri Pertanian RI Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional, yang sekaligus sebagai Penanggung jawab UPSUS Sulawesi Tengah (Dr. Ir. Mat Syukur, MS.) saat menghadiri penanaman padi sawah varietas Mekongga di Kelompok tani Harapan Hidup Bersama dan Padaelo Sipatuo Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala. Melalui Tanya jawab singkat dengan petani, beliau juga memotivasi dan mengajak petani untuk berhitung. Jika hamparan sawah 50 ha dengan provitas 4 ton/ha GKP setiap musim tanam dan harga beras sekitar Rp. 8.000,-/kg, maka apabila setiap hektar sawah dapat menghasilkan beras 1,5 ton berarti 1.500 kg beras x Rp. 8.000,-/kg= Rp. 12 juta/ha. Dengan demikian 50 ha sawah akan dapat menghasilkan Rp. 600 juta, dan apabila panen terjadi dua kali setahun, maka dapat dipastikan hasil yang diperoleh sebesar Rp. 1,2 M. Kemudian, dengan mengeluarkan biaya produksi sekitar separuhnya maka akan terdapat nilai bersih Rp. 600 juta yang merupakan nilai yang cukup besar. Untuk itu Bapak Mat Syukur mengajak petani memanfaatkan lahan sebaik mungkin, baik dengan menanam padi, jagung, bawang dan cabe, agar tidak membeli dari luar, bahkan lebih baik uangnya digunakan membeli produk petani dalam negeri. Dalam pemanfaatan lahan tersebut didukung dengan telah tersedianya bantuan yang sudah disiapkan, seperti alat mesin, benih, dan pupuk bersubsidi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Donggala dan jajarannya, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala BPTP Sulawesi Tengah, Perwira Penghubung dari TNI AD, dan anggota kelompok tani.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Donggala juga bersyukur bahwa melalui kegiatan ini pemerintah pusat dan daerah serta petani dapat bertemu, dan juga melaporkan bahwa luas lahan untuk cetak sawah di wilayahnya jumlahnya bertambah.

Sedangkan Kepala BPTP Sulawesi Tengah (Dr. Andi Baso Lompengeng Ishak, SPt., MP) mengingatkan bahwa kondisi pertanaman di lokasi tersebut terindikasi mengalami keracunan besi, untuk itu dianjurkan agar menambahkan pupuk organic, dan menggunakan PUTS (perangkat uji tanah sawah) guna mengetahui status hara tanah dan menghitung kebutuhan pupuk yang diperlukan tanaman secara cepat. Kepala BPTP Sulawesi Tengah mengharapkan ada 1-2 orang petani dari hamparan 50 ha yang dapat menjadi petani penangkar benih, agar kedepan petani di Desa Lalombi menanam padi menggunakan varietas unggul dan bermutu. Sehingga terjadi peningkatan produksi dan produktivitas yang mendukung swasembada pangan. #JayalahPertanian Indonesia#

Last Updated on Friday, 23 February 2018 22:30
 
SEMANGAT UPSUS BAGI PENYULUH KECAMATAN PALOLO PDF Print E-mail
Berita
Written by Femmi Nor Fahmi dan Heni Sulistyawati   
Thursday, 22 February 2018 22:33

Upaya pencapaian swasembada pangan khususnya pajale di Sulawesi Tengah dengan menargetkan produksi setiap komoditas, dimana target produksi padi adalah 169.206 ton, jagung 379.131 ton dan kedelai sebesar 16.656 ton. Untuk memenuhi target tersebut menuntut koordinasi, kecerdasan, kecepatan dan kecermatan pelaksana tugas dan peran serta semua elemen, termasuk penyuluh sebagai ujung tombak di lapangan, sehingga kegiatan penyuluhan berperan penting dalam mensukseskan program tersebut. Adapun jumlah penyuluh pertanian di Sulawesi Tengah sebanyak 1.511 orang, tersebar di 171 kecamatan, termasuk di Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi.

Guna meningkatkan kapasitasnya penyuluh BPP Bahagia Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi secara rutin melakukan pertemuan dua mingguan. Terkait pelaksanaan pengawalan UPSUS tahun 2018, BPTP Sulawesi Tengah hadir sebagai narasumber pada pertemuan dua mingguan tersebut yang dilaksanakan pada hari Kamis (23 Februari 201) bertempat di BPP Bahagia Palolo. Adapun materi yang disampaikan terkait Peran Penyuluh dalam mendukung Program Nasional UPSUS Pajale, terutama dalam hal pengawalan inovasi teknologi pertanian di tingkat petani. Melalui pemanfaatan inovasi teknologi di lahan petani, khususnya yang telah terbukti mampu mendongkrak peningkatan produksi komoditas, akan memberikan peningkatan produksi usahatani petani serta memberikan peningkatan pendapatan bagi petani. Untuk itu penyuluh harus terus-menerus mendorong petani mengimplementasikan teknologi.

Dari pertemuan ini pula terjaring informasi bahwa rata-rata produksi padi petani masih rendah, dengan masalah yang sering dihadapi oleh petani adalah tingginya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) padi, serta masih rendahnya penggunaan benih unggul padi di tingkat petani. Sehingga diperlukan pengawalan oleh penyuluh dalam hal memotivasi dan memfasilitasi petani terkait penggunaan varietas unggul yang memiliki potensi hasil tinggi dan disukai oleh petani, seperti VUB hasil Badan Litbang Pertanian, serta mengupayakan tindakan-tindakan pengelolaan OPT yang sesuai dengan anjuran. Pengawalan yang ketat dan intensif serta bersinergi antara penyuluh dan petugas lainnya tentu akan memberikan hasil maksimal dalam pembangunan pertanian. Sehingga swasembada pangan yang dicita-citakan dapat terwujud. Jayalah Pertanian Indonesia.

 
MENDARATKAN VUB BADAN LITBANG PERTANIAN DI BERDIKARI PDF Print E-mail
Berita
Written by Risna dan Syamsyiah Gafur   
Wednesday, 07 February 2018 21:40

Sebanyak 35 orang petani dari Kelompok tani Karawa Maluo Desa Berdikari Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi melakukan Gerakan Tanam pada hari ini (Rabu, 7 Pebruari 2018). Kegiatan ini dilakukan bersama-sama dengan Kepala BPTP Balitbangtan Sulawesi Tengah (Dr. Andi Baso Lompengeng Ishak, S.Pt, MP), Kepala Bidang Penyuluhan Kabupaten Sigi (Syarfan, SP, M.Si), Kepala BPP Bahagia (Yusak Paulus, STP), TNI (Babinsa) pada hamparan seluas 4 ha di dalam kawasan pertanaman 50 ha dengan menanam Varietas Unggul Baru (VUB) Inpari 30, Inpari 33, Inpari 36 dan Inpari 37.

“Gerakan tanam ini menandakan bahwa di Kabupaten Sigi hingga Februari 2018 masih dilaksanakan tanam padi. Sebagai salah satu wilayah sentra pengembangan tanaman pangan, terutama padi di Sulawesi Tengah, tentunya Kabupaten Sigi membutuhkan benih untuk mendukung penanaman padi. Oleh sebab itu pada gerakan tanam yang dilaksanakan di Kecamatan Palolo ini ditujukan untuk menjadi sumber benih yang dapat digunakan pada musim tanam berikutnya.” kata Dr. Andi Baso Lompengeng Ishak, S.Pt, MP saat memulai Gerakan Tanam ini.Beliau juga mengatakan bahwa dengan adanya pengembangan VUB Badan Litbang Pertanian ini, besar harapan kami akan dapat mempermudah petani untuk memperoleh benih bermutu di sekitar wilayah Desa Berdikari dan memberikan kontribusi besar terhadap Kabupaten Sigi dalam mendukung swasembada pangan.

“Selain mengoptimalkan tanam, kami juga akan terus memantau panen, sehingga di Kabupaten Sigi, setiap harinya ada yang tanam dan panen,” katanya.

Kepala BPP Bahagia menginformasikan bahwa saat ini petani di Kecamatan Palolo masih menggunakan benih yang turun temurun atau dari hasil panen sebelumnya, sehingga dengan adanya bantuan benih dari BPTP Balitbangtan Sulawesi Tengah akan dapat membantu dalam penyebaran VUB kepada petani. Kegiatan ini juga mendapat pendampingan dari Pengawas Benih (BPSB) di wilayah ini.

Kepala Bidang Penyuluhan Kabupaten Sigi menyampaikan bahwa pada prinsipnya Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sigi, akan mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh petani, dan penyuluh akan terus mendampingi petani.

Ketua kelompoktani Karawa Maluo (Amos), sangat berterima kasih dengan adanya bantuan benih dari BPTP Balitbangtan Sulawesi Tengah dan akan berusaha mengembangkan benih tersebut sehingga dapat menyebar ke kelompok lainnya.”

 
SEMINAR PROPOSAL (RPTP/ROPP – RDHP/RODHP) TA. 2018, BPTP BALITBANGTAN SULAWESI TENGAH PDF Print E-mail
Berita
Written by Mardiana,SP, M.Si dan Sri Kayatin   
Monday, 05 February 2018 14:41

Perencanaan merupakan salah satu faktor kunci dari tahapan kegiatan yang akan dilaksanakan pada kegiatan pengkajian dan diseminasi yang disusun dengan cermat dan komprehensif , tidak hanya mempermudah pelaksanaan kegiatan, juga akan mempermudah mewujudkan output yang telah ditetapkan. Untuk membahas perencanaan kegiatan tersebut dan berdasarkan Renstra 2015-2019  BPTP Balitbangtan Provinsi Sulawesi Tengah telah memprogramkan kegiatan melalui suatu kegiatan seminar dengan judul “Seminar Proposal (RPTP/ROPP – RDHP/RODHP) BPTP Balitbantan Sulteng TA. 2018. Kegiatan ini bertujuan untuk mempertajam Rencana Operasional Pelaksanaan Kegiatan Pengkajian, Diseminasi dan Manajemen BPTP Sulawesi Tengah TA. 2018 dan memberikan saran dan masukan guna penyempurnaan Rencana Operasional Penelitian dan Diseminasi BPTP Sulawesi Tengah TA. 2018. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari terhitung sejak hari ini Senin tanggal 5 Pebruari 2018 hingga 6 Pebruari 2018 di Auditorium BPTP Balitbangtan Provinsi Sulawesi Tengah yang di hadiri oleh Tim Penilai Kinerja BB Pengkajian Teknologi Pertanian yakni Bapak Prof. Budi Marwoto dan Bapak Dr. Enriko Saefullah. Prof.Budi Marwoto, dalam arahannya mengemukakan bahwa selain tujuan, hal yang terpenting dalam membuat perencanaan adalah bagaimana mencapai output dengan metode yang valid dan efisien, kontribusi terhadap program kementan dan spesifik lokasi serta memberikan dampak yang lebih luas dalam Program Kementrian Pertanian. Lebih jauh dikatakan, harapan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah sering berinteraksi dalam merancang program dan saran dari Kepala Badan tentang padu padan antara Balit dan BPTP lebih di perhatikan lagi. Kegiatan yang diikuti oleh 35 orang peserta terdiri dari peneliti/penyuluh/teknisi dan tenaga administrasi BPTP Sulawesi Tengah dengan membahas 32 judul kegiatan, terdiri dari 6 judul kegiatan Pengkajian dan 16 judul kegiatan Diseminasi, di buka secara resmi oleh Kepala Balitbangtan BPTP Sulawesi Tengah yaitu Bapak Dr. Andi Baso Lompengeng Ishak, S.Pt. MP yang dalam sambutannya mengapresiasi dan berterimaksih kepada Tim Penilai Kinerja BB Pengkajian Teknologi Pertanian yang telah bersedia meluangkan waktu untuk menjadi pembahas di kegiatan seminar dan juga tim panitia pelaksana kegiatan BPTP Sulawesi Tengah yang telah berpartisipasi serta bekerjasama demi mensukseskan program  Kementerian Pertanian dan diharapkan tim  pemakalah lebih menyimak masukan-masukan dan saran dari Tim pembahas guna penyempurnaan Rencana Operasional Penelitian dan Diseminasi BPTP Sulawesi Tengah TA.2018.

 
BALITKABI BERSAMA BPTP SULTENG LAKUKAN SURVEY CPCL PERBENIHAN KEDELAI DI KAB. PARIGI MOUTONG PDF Print E-mail
Berita
Written by Saidah   
Friday, 02 February 2018 16:15

Terkait dengan swasembada kedelai, tanggal 2 Februari 2018 Balai Penelitian Aneka Tanaman Kacang-Kacangan dan Umbi-Umbian (Balitkabi) Malang bersama BPTP Sulawesi Tengah lakukan survey Calon Petani dan Calon Lokasi di desa Kayu Agung Kecamatan Mepanga Kab. Parigi Moutong Sulawesi Tengah untuk kegiatan Gelar Lapang Inovasi Pertanian (GLIP) atau demfarm perbenihan kedelai. Tim Balitkabi Malang dipimpin langsung oleh Kepala Balitkabi Dr. Joko Susilo Utomo.  Kegiatan ini akan dilakukan di lahan sawah setelah panen padi seluas 40 hektar. Tujuannya adalah penumbuhan penangkar, penyiapan benih, diseminasi varietas unggul Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian dan peningkatan intensitas pertanaman (IP) dari 200 menjadi 300.

Tim survey didampingi Kabid Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Parigi Moutong, Kepala UPTD Mepanga dan PPL desa Kayu Agung. Selain survey lokasi, juga dilakukan pertemuan dengan kelompok tani padi sawah. Hadir dalam pertemuan ini adalah kepala desa Kayu Agung dan tiga kelompok tani, yaitu Tirtoselo, Kediri dan Mekar tani. Dalam pertemuan, Tim Balitkabi menyampaikan maksud dan tujuan GLIP serta gambaran umum pelaksanaan di lapangan.

Last Updated on Friday, 02 February 2018 16:31
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 24
Joomla Templates by JoomlaVision.com