JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

DISEMINASI TIADA HENTI. BPTP Balitbangtan Sulawesi Tengah menutup tahun 2019 dengan diseminasi teknologi berupa Varietas Unggul Padi dan Jagung kepada petani Parigi Moutong melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Parigi Moutong berupa bantuan benih padi Varietas Mekongga dan Jagung Komposit Varietas Lamuru.  Senin, 31 Desember 2018, bertempat di KP Sidondo, BPTP Sulawesi Tengah memberikan bantuan benih jagung komposit varietas Lamuru sebanyak 1.000 kg dan padi varietas Mekongga sebanyak 1.000 kg kelas ES (Benih Sebar). Penyerahan bantuan benih ini adalah tindak lanjut arahan Menteri Pertanian pada kunjungan kerja Beliau di Kabupaten Parigi Moutong (1 November 2018). Benih padi adalah produksi Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) BPTP Sulawesi Tengah, sedangkan benih jagung merupakan produksi Kegiatan Dukungan Perbenihan Komoditas Strategis Kementan (Benih Sebar Jagung). Kabid Tanaman Pangan Nurhidayah Rahmah, SP, M.Si menyampaikan terimakasih atas bantuan benih yang  memang sangat dibutuhkan petani di beberapa kecamatan di Parigi Moutong yang saat ini memasuki musim tanam.  Dalam kesempatan tersebut LO Kab. Parigi Moutong yang juga seorang peneliti (Tina Febrianti, SP, M.Sc) menyampaikan harapan BPTP agar bantuan benih ini memberikan manfaat kepada petani untuk dapat menanam tepat waktu dengan menggunakan varietas unggul sehingga mendapatkan produktivitas tinggi yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan petani. Diseminasi benih ini juga dalam rangka mendukung UPSUS PAJALA di Sulawesi Tengah. Jayalah Pertanian Indonesia.

Kamis, 26 Desember 2018 di Kebun Percobaan Sidondo dilakukan pengamatan pertumbuhan bibit kakao dan kopi pada kegiatan dukungan perbenihan perkebunan di Sulawesi Tengah oleh petugas Pengawas Benih Tanaman (PBT) Propinsi Sulawesi Tengah (Dramayanti, SP) yang didampingi oleh kedua penanggung jawab kegiatan (I Ketut Suwitra,  S. St., M. Si dan Hamka Biolan,  SP). Calon bibit kakao dan kopi yang disertifikasi masing-masing sebanyak 15.500 dan 5.000 bibit. Petugas PBT menyatakan bahwa kedua komoditi tersebut telah memenuhi persyaratan pertumbuhan tanaman yang telah ditetapkan dan layak untuk disalurkan kepada para pengguna. Dalam kesempatan tersebut petugas PBT juga menyampaikan agar teknologi pembibitan kakao dan kopi secepatnya dapat diadopsi oleh para penangkar khususnya yang bergerak pada komoditi perkebunan. Jayalah Pertanian Indonesia

Kabupaten Tojo Una-Una adalah wilayah yang didominasi lahan kering. Memanfaatkan kondisi Agrro Ekologi Zone (AEZ) itu Pemerintah Kabupaten Tojo Una-una mengembangkan padi gogo dan jagung terutama di wilayah Penambahan Areal Tanam Baru (PATB) di antara pertanaman kelapa. Sejalan dengan hal itu Jum'at, 28 Desember 2018 dilakukan penanaman perdana padi gogo Inpago 8. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yaitu pengembangan benih seluas 50 ha, dan saat ini dikembangkan secara luas. Setelah produksi jagung sudah berhasil dieksport sehingga komoditas padi ladang dikembangkan untuk beras defisit  17.000 ton setara Rp. 113 M. Padi gogo akan dikembangkan di enam kecamatan di wilayah ini dengan luas  6800 ha. Produksi padi gogo oleh penangkar sudah melalui proses sertifikasi dan penagawasan mutu dari BPSB. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati, BBSDLP, BPTP Sulawesi Tengah, KODIM (Koramil/Babinsa), Penyuluh dan Kelompok Tani Setempat.

Mendukung upaya-upaya khusus pencapaian swasembada padi, jagung dan kedelai di Kabupaten Sigi, serta mempercepat pemulihan pasca gema bumi yang melanda Kabupaten Sigi beberapa waktu lalu, maka BPP Biromaru bekerjasama BPTP Balitbangtan Sulawesi Tengah melakukan gerakan tanam padi di Desa Sidera, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. Kegiatan ini  dilaksanakan di lahan Gapoktan Karya Jaya dengan varietas yang ditanam Mekongga. Benih berasal dari Badan Litbang Pertanian, sebagai salah satu dukungan kepada petani untuk segera bangkit setelah mengalami musibah gempa dan likuifaksi khususnya di Kecamatan Biromaru serta sesuai dengan arahan Menteri Pertanian saat berkunjung ke Kabupaten Sigi.  Hadir pada kegiatan tersebut Kepala BPTP Balitbangtan Sulawesi Tengah, TNI Angkatan Darat (Babinsa), Peneliti dan Penyuluh BPTP, Kepala BPP dan penyuluh Kecamatan Sigi Biromaru serta Gapoktan Karya Jaya yang terdiri atas tiga kelompoktani. Kepala  BPTP (Dr. Andi Baso Lompengeng Ishak, S.Pt.,MP), menyampaikan agar petani tetap semangat untuk bangkit dalam mengelola lahan pertanian, BPTP siap dalam hal pendampingan teknologi sesuai dengan kebutuhan petani, dalam upaya peningkatan produksi, seperti di Kecamatan Sigi Biromaru yang memperoleh dukungan benih padi sawah yang bermutu seluas 40 hektar. Selanjutnya peneliti BPTP (Dr. Ir. Syafruddin,MP), menambahkan bahwa ke depan dalam upaya percepatan tanam agar mengoptimalkan penggunaan alat dan mesin pertanian mulai pengolahan tanah, penanaman dan panen. Dalam penanaman mengusahakan menanam bibit muda, karena bibit  lebih  muda  akan  menghasilkan  anakan  lebih  tinggi  dibandingkan bila menggunakan bibit lebih tua.Kepala BPP (Hj. Sri Winarti, SP), mengingatkan para penyuluh untuk tetap mendampingi petani dalam mendukung program pemerintah Upsus Pajala, dan bekerjasama dengan Babinsa dan petugas lapangan lainnya dalam pengawalan tanam serta pelaporan LTT, serta berterima kasih kepada Kementerian Pertanian dan Badan Litbang Pertanian melalui BPTP Balitbangtan Sulawesi Tengah atas dukungan teknologi terutama penyediaan benih berkualitas. Jayalah Pertanian Indonesia.