JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Pin It

Sektor peternakan di Indonesia sampai hari ini masih menjadi salah sumber ketahanan pangan yang sangat strategis. Namun kondisi di lapangan belum terkelolah secara professional tetapi sebagian besar merupakan usaha peternakan rakyat berskala kecil yang berada di perdesaan dan maish menggunakan teknologi secara sederhana atau tradisional. Pola pemeliharaan di Propinsi Sulawesi Tengah masih semi intensif dimana siang digembalakan sementara malam dikandangkan dalam kelompok besar karena dari satu lingkungan berkumpul dalam satu tempat. Pola pengumpulana pada suatu tempat dan setiap malam dilakukan. Pengumpulan di suatu tempat tersebut bisa mencapai Kurang lebih 60 ekor dalam satu tempat, sehingga potensi kotoran ternak yang sangat berlimpah . Hasil sampingan pemeliharaan ternak sapi atau sering juga disebut sebagai kotoran sapi tersusun dari feses, urine dan sisa pakan yang diberikan. Hasil sampingan ini merupakan bahan utama pembuatan kompos yang sangat balk dan cukup berpotensi untuk dijadikan pupuk organik serta memiliki nilai hara yang cukup baik.


Agar dapat memberikan manfaat yang maksimal maka hasil sampingan pemeliharaan ternak sapi tersebut harus diproses sebelum dipergunakan sebagai pupuk.. Dalam Upaya tersebut Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Tengah, berinisiatif melaksanakan Bimbingan teknis Pemanfaatan limbah peternakan sebagai bokasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari senin 7 Mei 2018 bertempat di Seketariat Kelompok Khatulistiwa Desa Tinggede Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari anggota kelompok tani Khatulistiwa dan klp. Tani Serut jaya, dan ibu-ibu rumah tangga sekitar wilayah bimbingan teknis dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh penyuluh dari Kecamatan marawola.


Praktek pembuatan bokasi bhokhasi kotoran ternak dipandu oleh Penyuluh BPTP Balitbangtan Sulawesi tengah sebagai narasumber. Dalam pelaksanaan praktek terlihat antusiasme dari para peserta anggota kelompok tani terutama ibu ibu rumah tangga. Pembuatan pupuk bhokhasi ini mendukung kawasan rumah pangan lestari (KRPL)