JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Pin It

Kelompok ternak “Cahaya Muda Posimporoa Pura” merupakan kelompok bias dikatakan masih seumur jagung, tepatnya berdiri pada tanggal 5 Oktober 2017 tahun lalu dengan jumlah anggota 17 orang yang diketuai oleh saudara “Ridwan”. Namun dalam kiprahnya dalam pembangunan pertanian cukup bisa dibanggakan. Hal ini terbukti dengan keterbatasan peralatan mesin pertanian kelompok tani ini mampu mengelola berbagai jenis usaha pertanian seperti padi sawah, jagung, tomat, cabe serta tanaman sayuran lainnya seperti kacang panjang dan sawi. Tepatnya pada tanggal 13 Januari 2018 telah melaksanakan gerakan tanam cabe, bantuan BPTP balitbangtan Sulawesi tengah sebanyak 2500 pohon, yang dihadiri oleh Kepala BPTP Balitbangtan Sulawesi Tengah Dr. Andi Baso Lompengeng Ishak, S.Pt, MP, Kasie Yantek Syamsyah Gafur, SP, M.Si serta pejabat daerah yaitu Kepala BP3K Kecamatan Sigi Biromaru Hj. Sri Winarti, SP, M.Si, Ketua DPW Petani Sulawesi Tengah Hi. Rusidi, Babinsa Wilayah Desa Pombewe tidak Ketinggalan Penyuluh Pendamping Catur Wicaksono, S.Pt. Teknologi yang digunakan dalam budidaya tanaman cabe oleh Kelompok Cahaya Muda Posimporoa Pura yaitu dengan melalui uji coba penggunaan Biopestisida dari limbah cair berupa urin dari ternak sapi potong serta penggunaan pupuk organik cair hasil fermentasi nasi sisa sebagai pemicu  pertumbuhan yang dilakukan 2 kali penyemprotan pada umur 15 hari setelah tanam dan pada saat pembungaan  dan pembentukan buah. Melalui pejalanan yang cukup pajang dan berbagai kendala yang dihadapi selama masa pertumbuhan sampai berbuah, tepatnya pada tanggal 23 Juni 2018 tanaman cabe yang dikelola oleh Kelompok tani “Cahaya Muda Posimporoa Pura” tiba saatnya untuk dipanen. Dalam pelaksanaan panen dilakukan oleh 3 orang tenaga kerja selama 3 hari yang didampingi oleh beberapa anggota kelompok. Hasil akhir panen tahap pertama sebanyak 102 kg dengan harga jual di pasaran Rp. 20.000 /kg. Jayalah Pertanian Indonesia