JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Pin It

Komoditas tanaman pangan termasuk jagung memiliki peranan penting dalam pemenuhan pangan, pakan dan industri dalam negeri yang setiap tahunnya kian meningkat dan seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan serta berkembangnya industri pangan dan pakan, sehingga dari sisi ketahanan pangan fungsinya menjadi amat penting dan strategis. Terkait hal tersebut dibutuhkan pencapaian ketersedian pangan, pakan, industri guna mengimbangi laju pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi terutama di wilayah perkotaan. Peran Balitbangtan berperan penting dalam pendampingan dan pengawalan teknologi pertanian. Hal ini tentunya dapat mendukung peningkatan produksi dan produktivitas terhadap komoditi tanaman pangan khususnya komoditi jagung dalam rangka pencapaian swasembada berkelanjutan. Dukungan Inovasi Teknologi Badan Litbang Pertanian melalui demfarm perbenihan jagung NASA 29 yang salah satu wilayahnya dilakukan di Kota Palu Sulawesi Tengah. Varietas unggul Jagung NASA 29 merupakan salah satu keberhasilan nyata yang dihasilkan oleh Balitbangtan Kementerian Pertanian, jagung hibrida ini memiliki keunggulan dengan tongkol ganda, warna batang dan daun di atas tongkol masih hijau saat biji sudah masak/waktu untuk panen sehingga dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak. Umur panen 100 hst dengan potensi hasil mencapai 13,5 t/ha dengan pengisian biji pada tongkol penuh dan kelobot tertutup sempurna, memiliki ketahanan terhadap penyakit bulai, karat dan hawar. Inovasi teknologi alsintan berpeluang dapat mengatasi kelangkaan tenaga kerja terutama bagi petani yang berusaha tani yang masih berada di wilayah perkotaan. Sehubungan dengan hal ini, Kelompok tani Namboraya dengan mayoritas usahatani yang dilakukan adalah usahatani jagung dengan luas hamparan seluas 25 hektar, biasanya digunakan untuk usahatani jagung yang pada umumnya untuk tujuan konsumsi lokal dan untuk kebutuhan pakan ternak.  Namun saat ini telah dilakukan pengolahan lahan dengan menggunakan hand traktor seluas 5 hektar termasuk untuk usahatani perbenihan jagung varietas Badan Litbang Pertanian yaitu NASA 29 seluas 1 hektar yang bertujuan untuk memperkenalkan dan memasyarakatkan varietas jagung Badan Litbang yang tentunya dapat meningkatkan produktivitas jagung seperti yang telah dilakukan di willayah perbenihan lain di Sulawesi Tengah. Keberhasilan peningkatan produktivitas usahatani jagung juga tentunya ditunjang oleh sarana pendukung usahatani yaitu alsintan. Kehadiran teknologi alsintan seperti traktor ini akan membantu petani terutama saat pengolahan lahan untuk mengawali kegiatan usahatani terutama dalam kegiatan yang dulunya sebagian besar hanya dilakukan oleh tenaga kerja manusia ataupun ternak sapi, hal ini tentunya juga dapat menghemat waktu kerja bila dibandingkan dengan cara manual. Selain dilakukan persiapan lahan untuk perbenihan jagung NASA 29 juga dilakukan identifikasi kebutuhan teknologi yang dibutuhkan oleh petani dikawasan pertanaman jagung tersebut yang selama ini di duga belum menerapkan inovasi teknologi khususnya perbenihan jagung. Hal ini ditunjukkan dari hasil kegiatan identifikasi bahwa para petani jagung belum mengetahui usahatani perbenihan jagung yang sesuai dengan anjuran teknologi mulai dari tahap persiapan lahan hingga panen/pasca panen. Peran BPTP Sulawesi Tengah beserta stakeholder sangat dibutuhkan agar produktivitas jagung dapat meningkat.