JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Pin It

Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya untuk melakukan lompatan cepat dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Salah satu program yang dilakukan adalah pemanfaatan teknologi sebagai pendorong sektor pertanian. Di revolusi industri 4.0 ini, petani tanah air sudah seharusnya mulai memanfaatkan teknologi untuk kemudahan petani dalam kegiatan bertani. Salah satu upaya mewujudkan pertanian modern adalah penanaman padi menggunakan mesin rice transplanter. Untuk itu BPP Model Kostratani Gumbasa bekerjasama BPTP Balitbangtan Sulawesi Tengah, melalui kegiatan safari melakukan pendampingan penanaman dengan rice transplanter, pada Kamis, 15 Juli 2021 di Kelompoktani Idaman Jaya,Desa Pandere, Kabupaten Sigi.

Peneliti BPTP Sulawesi Tengah (Dr. Ir. Syafruddin,MP), menyampaikan bahwa dengan menggunakan mesin rice transplanter, petani membutuhkan tenaga yang lebih sedikit untuk menanam padi. Bahkan, mesin transplanter bisa menentukan jarak antar tanaman padi yang memungkinkan untuk pertumbuhan optimal. Penerapan alat dan mesin pertanian (Alsintan) diperlukan untuk meningkatkan produktivitas lahan dan tenaga kerja, mempercepat dan mengefisiensikan proses, dan sekaligus menekan biaya produksi. Dimana mampu menggantikan 20 tenaga kerja tanam/ha, kapasitas lapang 5-6 jam/ha sehingga mampu menurunkan kebutuhan tenaga kerja dan biaya tanam sekaligus mempercepat waktu tanam. Yang perlu diperhatikan adalah mempelajari kelemahan dari penggunaan alat ini, sehingga dapat dilakukan perbaikan dalam penggunaanya, agar petani tidak merasa kesulitan dalam mengoperasikan alat tanam ini. S

elanjutnya Kepala BPP Gumbasa (Seprianto,SP), mengungkapkan bahwa saat ini alat tanam baru beroperasi didua desa, namun kedepan diharapkan dapat menyebar dikelompok lainnya dan kelompoktani Idaman Jaya dapat menjadi pelapor atau bahkan dapat mebentuk UPJA untuk melayani kelompoktani yang akan menanam menggunakan tranplanter. Selain itu juga, beliau juga BPTP Sulawesi Tengah dapat mendampingi BPP Gumbasa dalam penderasan penggunaan inovasi teknologi penanaman dengan transplanter, sehingga BPP Gumbasa dapat menjadi salah satu BPP yang dapat mejudkan program pemerintah menuju pertanian Maju, Mandiri, Modern. Jayalah Pertanian Indonesia