JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Pin It

Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional akibat pandemic Covid 19, Badan Litbang terus menggalakkan hilirisasi teknologi inovasi pertanian guna menyebarluaskan hasil penelitian Balitbangtan. Food Estate merupakan salah satu program strategis pembangunan pertanian nasional yang menjadi solusi cerdas dalam meningkatkan kedaulatan pangan. Adapun proses pengembangannya melibatkan peran serta kementerian dan lembaga terkait, salah satunya adalah Kementerian Pertanian. Di antara banyak manfaat dari pengembangan Food Estate, maka tugas bptp Sulawesi Tengah selaku Unit Pelaksana Teknis Badan Litbang Pertanian dalam Food Estate adalah menyiapkan ketersediaan inovasi teknologi untuk meningkatkan produksi dan nilai tambah komoditas pertanian.
Kegiatan hilirisasi teknologi mendukung food estate bertujuan untuk mendiseminasikan teknologi Badan Litbang Pertanian melalui pendekatan food estate, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan peningkatan produktivitas hasil pertanian dan menopang ketersediaan pangan di daerah tersebut. Kegiatan tersebut berlokasi di Desa Sambo Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi. Didukung oleh kelompok tani dan penyuluh Desa Sambo, penanaman dilakukan di lahan sawah seluas 7 ha, penggunaan dan penerapan komponen teknologi, antara lain inovasi teknologi jajar legowo dengan system tanam Tabela (Tanam Benih Langsung) dan inovasi VUB Inpari 30. Kegiatan panen padi Inpari 30 dan temu Lapang Hilirisasi Teknologi mendukung Food Estate yang antara lain dihadiri oleh Asisten III Bagian Adm. Umum Setda Kab Sigi (Dr. Ir. Andi Aco) mewakili Bupati Sigi, Kepala BPTP Sulawesi Tengah (Dr. Abdul Wahab, SP., MP), Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah diwakili Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kab. Sigi, Kepala UPT BPSB Propinsi diwakili Kepala Seksi PMSB Tanaman Pangan, Camat dolo selatan, Kepala Desa Sambo, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Kelompok tani, Ketua Gapoktan, Kepala BPP Baluase dan penyuluh se. Kecamatan Dolo. Dalam sambutannya Bupati Sigi mengharapkan bahwa kegiatan ini dapat berkelanjutan, dan tersebar di desa-desa lainnya di Kab. Sigi.
Kegiatan tersebut terbukti telah meningkatkan hasil panen dari biasanya dengan hasil ubinan 6.33 ton/ha GKP. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat menderaskan inovasi teknologi Badan Litbang Pertanian ke petani, dan dapat diterapkan guna peningkatan produktivitas padi serta meningkatkan pendapatan petani dan kesejahteraannya.
Jayalah Pertanian Indonesia..!!