JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Pin It

Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) merupakan salah satu program utama Kementerian Pertanian, dimana Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) menjadi sarana untuk menghubungkan petani, peneliti, penyuluh maupun stakeholder lainnya yang konsen pada pertanian. BPP sebagai center of knowledge diharapkan menjadi sarana transfer ilmu dari peneliti, maupun penyuluh pertanian kepada petani di wilayah kerjanya. Untuk itu Kamis, 30 September 2021 di lahan Kelompoktani Tunas Harapan, BPP Model Kostratani melakukan pendampingan pengubinan pada tanaman jagung varietas NASA 29 yang diikuti oleh Perwakilan Kelompoktani Kecamatan Tanambulava, Penyuluh WK BPP Gumbasa dengan BPTP Sulawesi Tengah sebagai narasumber.

Peneliti BPTP (Muh. Afif Juradi, SP.,MP), menyampaikan bahwa ubinan adalah salah satu cara dalam dunia pertanian untuk mengetahui perkiraan dari jumlah hasil yang akan didapat pada saat panen. Dengan pengubinan petani akan mengetahui perkiraan hasil panen jagung sebelum di petik seluruhnya. Dijelaskan pula bahwa luas areal pertanaman yang dijadikan luas ubinan menurut BPS adalah 2,5 x 2,5 m², sedangkan titik awal untuk pengambilan ubinan dilakukan dengan aplikasi angka random ubinan. Agar lebih akurat maka sebaiknya dalam melakukan pengubinan diambil lebih dari satu sampel, sehingga hasil yang diperoleh lebih mendekati hasil panen seluruhnya.

Setelah menjelaskan mengenai tata cara pengubinan, kemudian petani langsung dibimbing cara melakukan ubinan, praktek ini terlebih dahulu menentukan titik yang akan diubin, menggunakan aplikasi angka random ubinan. Berdasarkan sampel ubinan yang dilakukan diperkirakan hasil yang diperoleh adalah 8 ton/ha.

Kelompoktani diharapkan dapat melakukan pengubinan di wilayahnya masing-masing, terutama untuk jagung bantuan pemerintah. Hasil ubinan yang telah diperoleh sebaiknya segera dilaporkan kepada penyuluh atau ke BPP Model Kostratani Gumbasa, dan akan membantu para petugas dalam pelaporan ke Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sigi. Laporan tersebut akan menjadi dasar penetapan bantuan di masa yang akan datang. Jayalah Pertanian Indonesia.