JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Pin It

Program Rural Empowerment and Agricultural Develoment Scaling-Up initiative (READSI) dengan pelaksana Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah secara marathon melaksanakan Pelatihan Penyegaran Manajemen Rantai Nilai (Value Chain) Produk Pertanian bagi Penyuluh Pendamping READSI. Tujuan dilakukannya kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan sikap dan keterampilan Penyuluh Pertanian Pendamping READSI, agar mampu membuat peta rantai nilai untuk komoditas tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan.

Terkait hal itu, mulai tanggal 27 September s/d 3 Oktober 2021 yang lalu, pelatihan manajemen rantai nilai kembali melatih Angkatan yang ke IV. Peserta pelatihan angkatan ke IV berjumlah 20 orang, yakni para penyuluh pendamping READSI dari Kabupaten Parigi Moutong.

Seperti pada angkatan sebelumnya, pada angkatan ke IV ini BPTP Sulawesi Tengah kembali berpartisipasi dan berperan sebagai tim fasilitator yang diwakili Dr. Herawati SP, MSi (fasilitator utama) dan Asnidar, SP (fasilitator pendamping). Beberapa materi yang disampaikan antara lain; pemetaan rantai nilai, validasi rantai nilai, analisis kuantitatif rantai nilai, fasilitasi rantai nilai, membuat peta rantai nilai komoditas tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan. Penyampaian materi dengan metode ceramah, diskusi, praktek dan kunjungan lapang.

Setelah pemberian materi para peserta dibagi 3 kelompok, dimana masing-masing kelompok melakukan praktek bagaimana menyusun rantai nilai suatu komoditi dan kemudian dipresentasikan dihadapan peserta lainnya. Sementara untuk kegiatan praktek para peserta melakukan kunjungan lapangan untuk melihat rantai nilai suatu komoditi. Kunjungan lapang dilaksanakan di Pasar Ranggulalo Biromaru, serta beberapa pelaku usaha (gilingan, toko saprodi, pengumpul/pedagang hasil bumi) dan petani sukses. Dari hasil kunjungan lapangan para peserta diharapkan dapat membuat peta rantai nilai untuk komoditas pertanian.

Diakhir pelatihan angkatan ke IV hari itu, para peserta menyusun dan merumuskan beberapa rencana tindak lanjut, mengikuti tes akhir untuk evaluasi penyelenggara, serta penyelesaian administrasi. Secara resmi kegiatan pelatihan angkatan ke IV ini ditutup oleh Kepala UPT Diklat Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah.

#Jayalah Pertanian Indonesia