JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Pin It

Kacang tanah merupakan komoditas pangan yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Selain sebagai sayuran, kacang tanah juga diolah menjadi berbagai macam makanan, akan tetapi bahan baku kacang tanah yang akan diolah oleh perusahaan dalam negeri sebagian besar masih diimpor dari negara India. Guna memudahkan ketersediaan bahan baku dan memanfaatkan lahan maka salah satu perusahaan yang bergerak di bidang produk olahan kacang tanah (PT. Gunanusa Eramandiri) merintis pengembangan kacang tanah di Kabupaten Sigi. Upaya ini dilaksanakan di Desa Maranata Kecamatan Sigi Kota Kabupaten Sigi dengan penanaman awal mencapai 7 ha beberapa bulan lalu. Memasuki masa panen kacang tanah tersebut maka pada Kamis (14/10/2021), Wakil Bupati Sigi melakukan panen perdana kacang tanah di Gapoktan Tunas Baru, Desa Maranata menggunakan mesin panen, yang turut disaksikan oleh Kepala BPTP Sulawesi Tengah, Kepala OPD se Kabupaten Sigi, BAPPEDA Propinsi Sulawesi Tengah, pimpinan Bank Sulteng, Kepala BPP Biromaru dan penyuluh berserta anggota kelompok tani, bersama dengan pimpinan dan staf perusahaan GE.

Pimpinan PT. Gunanusa Eramandiri (Ifan Cokro), antara lain menyampaikan bahwa pengembangan kacang tanah di Kabupaten Sigi sebagai bentuk eksplorasi pertanian untuk mengurangi ekspor bahan baku kacang tanah. Dengan potensi lahan yang dimiliki daerah ini sangat memungkinkan untuk pengembangan kacang tanah dengan mengoptimalkan mekanisasi. Tujuan utama kegiatan ini untuk meningkatkan kesejahteraan petani mlalui bisnis dalam bidang petanian. Selain itu perusahaan juga membuka lapangan kerja bagi petani yang memiliki kompetensi sesuai ketentuan yang ditetapkan perusahaan. Serta menguraikan juga visi dan misi perusahaannya.

Wakil Bupati Sigi (Dr. Samuel Yansen Pongi,SE., M.Si) dalam sambutannya menyampaikan bahwa program diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani. mengingat wilayah Kabupaten Sigi masih cukup luas dapat dimanfaatkan dalam pengembangan kacang tanah, olehnya itu Wabup juga menghimbau seluruh OPD yang ada dapat mendukung program ini.

Diharapkan kerjasama ini dapat berlanjut dan sesuai target pengembangan kacang tanah seluas 5.000 hektar dapat tercapai. Wabup juga menginstruksikan kepada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sigi agar membantu suksesnya program ini termasuk dalam penyediaan air dalam hal ini pompanisasi sebagaimana yang dibutuhkan petani di wilayah tersebut. Dengan adanya kerjasama ini dapat penguatan daya saing komoditas kacang tanah berbasis agribisnis dapat bejalan sehingga meningkatkan kesejahteraan petani. Jayalah Pertanian Indonesia