JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Pin It

Rabu/24 November 2021 bertempat di Santika Hotel Palu Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Tengah memperoleh anugerah penghargaan untuk lembaga mitra Bank Indonesia dengan kategori sebagai Pengendali Investasi. Pemberian award ini diterima oleh BPTP Sulawesi Tengah diwakili oleh Sub Koordinator KSPP (Syamsyiah Gafur, SP., MSi.) dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia tahun 2021. Kegiatan yang dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Dr. Rudy Dewanto) serta sejumlah pejabat Provinsi Sulawesi Tengah, dilakukan pula secara online bersama dengan Presiden RI. Gubernur  Sulawesi Tengah antara lain menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang didukung oleh semua stakeholdernya telah berhasil menjaga perkonomian Sulawesi Tengah selama tahun 2021, dan mengajak semua pihak untuk terus mengoptimalkan sinergi yang dapat menjadi momentum tingginya pertumbuhan ekonomi di masa yang akan datang. Kepala Perwakilan BI Sulawesi Tengah (Abdul Majid Ikram) melaporkan bahwa Sulawesi Tengah termasuk tiga provinsi di Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi positif, yang mencapai 10,2% pada triwulan III tahun 2021. Meskipun pertumbuhan ekonomi meningkat namun inflasi tetap terkendali  (1,73%), Nilai Tukar Petani mencapai 102,79%, tingkat kemiskinan turun menjadi 13.00%, serta menuturkan lima tantangan peningkatan ekonomi bagi Sulawesi Tengah yakni perpindahan ibukota negara, pembangunan infrastruktur, optimalisasi nilai tambah Sumber Daya Alam, peningkatan kawasan produksi, mebangun ekonomi desa, dan Optimalisasi Keuangan Daerah.

Di sela kegiatan yang bertema Bangkit dan Optimis: Sinergi dan Inovasi untuk Pemulihan Ekonomi  diisi dengan menyaksikan online sambutan Gubernur Bank Indonesia serta sambutan Bapak Presiden Joko Widodo. Gubernur BI (Fery Warjiyo) antara lain menyampaikan bahwa di masa pandemic Covid 19 Indonesia juga turut merasakan kesulitan perekonomian, namun lambat laun mampu menunjukkan pertumbuhannya yang baik. Gubernur BI juga menyampaikan target nasional yang akan dicapai di tahun berikutnya sertamenyebutkan bahwa ada satu prasayarat untuk bisa bangkit mencapai target yakni vaksinasi dan membuka sector ekonomi.  Puncak acara adalah arahan Bapak Presiden Joko Widodo yang memaparkan berbagai sumber daya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, dan masih mempunyai peluang besar dalam pemanfaatannya yang dapat meningkatkan perekonomian dan menambah pendapatan negara, misalnya potensi sungai di Indonesia, arus bawah laut, dan bayu. Presiden juga mengingatkan untuk tidak mengirim bahan mentah ke luar negeri, tetapi harus diolah terlebih dahulu, dan menarik investor untuk membuka pabrik dan pengolahan bahan baku di dalam negeri. Untuk menghibur semua yang hadir BI juga mempersembahkan Band d’Masiv di penghujung acara. Jayalah Pertanian Indonesia.