JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Teknologi Pembuatan Tepung Pisang

Pin It

Sampesuvu Sararaku…

Kali ini kami akan menyajikan teknologi pembuatan tepung pisang. Pisang yang digunakan sebaiknya adalah pisang kepok. Tepung pisang ini dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kue, mie atau pun penganan lainnya, sehingga dapat mengurangi penggunaan tepung terigu. Bagaimana cara pengolahannya… yuuk kita ikuti informasi berikut. Pada kesempatan ini disajikan praktek teknik pembuatan tepung pisang yang dilakukan oleh Ibu-Ibu Wanita Tani di Desa Lambara Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi. Di desaini potensi pisang cukup banyak sehingga para Ibu terdorong untuk melakukan pemanfaatan pisang menjadi tepung, meskipun selama ini pisang diolahhanya sebatas menjadi gorengan dan keripik. Bahan yang diperlukan sebagai berikut:

  • Buah pisang segar, biasanya jenis pisang yang digunakan adalah pisang kapok dengan tingkat kematangan cukup agar kandungan patinya maksimal.
  • Starter Bimo CF secukupnya
  • Air bersih

Adapun alat yang dibutuhkan sebagai berikut :

  • Pisau yang tajam untuk mengupas dan mengiris pisang
  • Wadah berupa baskom untuk menempatkan pisang yang telah dikupas dan diiris
  • Mesin atau alat sawut yang tidak mengalami karat
  • Wadah untuk menjemur pisang
  • Timbangan sederhana untuk mengukur berat sawutan pisang
  • Gilingan tepung
  • Ayakan
  • Kemasan plastik

Cara Membuatnya :

  1. Siapkan dan pilih pisang yang bagus atau tidak rusak,
  2. Siapkan wadah/baskom yang diisi air bersih untuk mencuci pisang, pastikan alat-alat lainnya dalam keadaan bersih dan tidak berbau
  3. Lepaskan dari sisirnya, kemudian cuci hingga getah dan kotoran yang melekat hilang
  4. Kupas pisang, kemudian disawut atau diiris tipis-tipis
  5. Irisan pisang yang diperoleh kemudian direndam dalam air bersih, kemudian tambahkan dengan Bimo CF. Perbandingannya 1 kg sawutanpisang : 1 gram Bimo CF : 1 liter air.
  6. Lakukan perendaman selama 12 jam, lalu sawutan pisang dipisahkan dari air perendaman dengan jalan ditiriskan.
  7. Atur sawutan pisang di atas wadah penjemuran. Gunakan wadah penjemuran yang bagian bawahnya berlubang-lubang untuk sirkulasi udara pada saat penjemuran.
  8. Lakukan penjemuran di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering (biasanya berlangsung 2-3 hari). Sawutan pisang yang benar-benar telah kering ditandai dengan sawutan mudah dipatahkan.
  9. Giling sawutan pisang yang telah kering tersebut, kemudian hasil gilingan tersebut lalu diayak,
    Tepung pisang siap untuk dikemas atau digunakan sebagai bahan utama atau tambahan dalam pembuatan olahan pangan.