JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pemanfaatan Inovasi Teknologi Sumberdaya Lahan Mendukung Antisipasi Perubahan Iklim Sulawesi Tengah

Pin It

Peningkatan suhu udara dan kejadian iklim ekstrim menyebabkan dampak negatif perubahan iklim jauh lebih menonjol dibandingkan dampak positifnya. Selain terhadap tanaman dan ketersediaan air, perubahan iklim juga berdampak negatif terhadap tanah terkait dengan bahan organik, air tanah dan tingkat erosi. Untuk itu diperlukan langkah pengamanan berupa adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim. Inovasi teknologi mendukung antisipasi perubahan yang dihasilkan oleh Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi pada tahun 2018/2019 terdiri atas: sistem informasi iklim untuk pertanian (SI-IKLIM), identifikasi lokasi dan pemanfaatan air permukaan untuk mengantisipasi iklim ekstrim dan meningkatkan intensitas pertanaman, pengembangan teknologi pemanfaatan air untuk meningkatkan IP, sistem informasi kalender tanam terpadu (SI-KATAM).

Sistem Informasi Iklim (SI-IKLIM) Untuk Pertanian

Peta informasi iklim untuk pertanian adalah peta yang berisikan prediksi berbagai informasi karakteristik curah hujan untuk 6 bulan ke depan yang secara rutin di perbaharui setap 3 bulan. Informasi dimaksud, meliputi : (a) Prediksi sifat curah hujan CH 3 bulanan; (b) Prediksi peluang curah hujan kurang dan lebih dari 50 mm/dasarian; (c) Prediksi peluang hari tanpa hujan > 10 hari berturut-turut; (d) Prediksi peluang hari hujan > 5 hari berturut-turut; (e) Prediksi peluang hujan ekstrem; (f) SPI-3 dan tren SPI-3.

Informasi bisa diakses di website https://balitklimat.litbang.pertanian.go.id

Integrasi Sumur Dangkal dan Sistem Irigasi Curah

Curah hujan tahunan yang rendah, juga tidak menyebabkan lahan kering iklim kering terhindar dari degradasi lahan yang disebabkan oleh erosi. Salah satu teknologi untuk mengatasi faktor pembatas tersebut adalah dengan menggunakan integrasi sumur dangkal dan sistem irigasi yang efisien. Dengan penerapan teknologi integrasi sumur dangkal dan sistem irigasi efisien ini dapat meningkatkan indeks pertanaman sehingga akan meningkatkan produktivitas usahatani yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan rumahtangga petani.

Sistem Infromasi Kalender Tanam Terpadu (SI-KATAM)

Balitbangtan  telah  meluncurkan  Sistem Informasi Kalender Tanam Terpadu (SI Katam Terpadu) untuk tanaman padi lahan irigasi yang merupakan salah satu bentuk informasi upaya adaptasi terhadap keragaman dan perubahan iklim. SI Katam Terpadu  menggambarkan potensi  pola  waktu  tanam untuk tanaman pangan, terutama padi, jagung, dan kedelai berdasarkan potensi dan dinamika sumberdaya iklim dan air. Pemanfaatan informasi estimasi kalender tanam yang dipadukan dengan informasi lain seperti wilayah rawan banjir, kekeringan, serangan OPT, varietas unggul  yang  tepat,  rekomendasi pemupukan yang  rasional, dan  pengawalan alat  mesin  pertanian (alsintan) yang intensif serta kecukupan nutrisi ternak dapat  memperkuat  ketahanan  pangan  nasional.

 
Informasi bisa diakses di website https://katam.litbang.pertanian.go.id/

Pemanfaatan dari sistem informasi ini adalah: (a) Mendukung Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN), Program Lumbung Pangan Dunia 2025 dan program ketahanan pangan pada umumnya  dalam upaya menyikapi keragaman (variabilitas) dan perubahan iklim; (b) Mendukung budidaya tanaman pangan. Dengan kalender tanam dapat  diketahui  waktu  dan  pola  tanam  di  daerah tertentu selama setahun; (c) Memberikan informasi komoditas yang biasa ditanam pada suatu wilayah dari mulai persiapan lahan sampai dengan panen selama setahun; (d) Dapat digunakan pengambil kebijakan dalam menyusun perencanaan penyediaan sarana dan prasarana.

Sumber:
- Badan Litbang Pertanian. 2014. Road Map Penelitian dan Pengembangan Lahan Kering. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
- Balai  Penelitian  Agroklimat  dan  Hidrologi (Balitklimat). 2018. Memanfaatkan Informasi Prakiraan Iklim Untuk Pertanian. Info Agroklimat  dan  Hidrologi,  Vol.  13  (2).  April 2018.
- Mamat H.S., Sukarman. 2020. Manfaat Inovasi Teknologi Sumberdaya Lahan Pertanian dalam Mendukung Pembangunan Pertanian. Jurnal Sumberdaya Lahan Vol. 14 No. 2, Desember 2020: 115-132.
- Soeharsono,Yogi P Rahardjo,I Ketut Suwitra. 2015. Kalender Tanam Terpadu Solusi Cerdas Bagi Petani Ditengah Perubahan Iklim. BPTP Sulawesi Tengah.
- Syafruddin, Agustinus N, A. Negara, J. Limbongan. 2004. Penataan Sistem Pertanian dan Penetapan Komoditas Unggulan Berdasarkan Zona Agroekologi di Sulawesi Tengah. Jurnal Litbang Pertanian, 23 (2), 2004.
- Tim Katam Terpadu. 2020. Sistem Informasi Kalender Tanam Terpadu Versi 3.1. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.