JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Manfaat Cocopot Sebagai Pot Tanaman Ramah Lingkungan

Pin It

MANFAAT COCOPOT SEBAGAI POT TANAMAN RAMAH LINGKUNGAN

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Tengah Provinsi Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah penghasil utama kelapa/kopra di Indonesia, dengan luas areal 173.535 ha (Disbun Provinsi Sulawesi tengah, 2010). Banyak manfaat, mulai dari akar, batang, daun, buah, hingga pelepah dan sabutnyapun bisa dimanfaatkan. Karena multi gunanya maka pohon kelapa (Cocos nucifera) disebut juga sebagai pohon kehidupan. Sabut kelapa merupakan salah satu limbah buah kelapa yang sebagian besar masyarakat hanya dimanfaatkan sebagai bahan bakar yang semestinya dapat digunakan sebagai salah satu sumber bahan organik dalam usaha pertanian lahan sempit di perkotaan.

BPTP Sulawesi Tengah dalam menginisiasi Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) mencoba berbagai alternatif bahan media tanam yang ramah lingkungan, efisien/murah dan mampu memberikan produksi yang optimal. Diciptakannya inovasi teknologi pemanfaatan sabut kelapa dalam bentuk COCOPOT sebagai pengganti polybag. COCOPOT telah diaplikasikan di seluruh lokasi M-KRPL Sulawesi Tengah termasuk di lingkungan kantor BPTP Sulawesi Tengah dan Kebun Percobaan Sidondo, yang selanjutnya dijadikan sebagai model pengembangan KRPL di Prov. Sulawesi Tengah. COCOPOT merupakan tempat untuk tanaman dibuat dari sabut kelapa sebagaimana halnya dengan pot-pot tanaman lainnya yang dibuat dari plastik, semen, tanah liat dan sebagainya. Keunggulan COCOPOT antara lain :

1. Sumber bahan organik untuk media tanam
2. Lebih mampu mempertahankan suhu dan kelembaban tanah
3. Hemat air didalam penggunaan untuk tanaman.
4. Hemat tenaga kerja
5. Ramah lingkungan, 100% dapat didaur ulang dan mempermudah proses pemindahan tanaman.
6. Lebih murah, ekonomis dan efisien.

Penggunaan COCOPOT sebagai media tanam sangat baik diaplikasikan pada lahan sempit dan kritis sekalipun. Sifat cocopot yang mudah terurai sehingga mampu menjaga kesuburan tanah, menambah unsur hara. Bentuknya yang spesifik membuat COCOPOT menjadi alternatif untuk menyelamatkan bumi dari pencemaran bahan limbah yang berbahaya dan dampak perubahan iklim.